JENIS-JENIS KERNEL

Posted by stefanus dear damanik Jumat, 01 Maret 2013 0 komentar


Kernel monolitik
Pendekatan kernel monolitik didefinisikan sebagai sebuah antarmuka virtual yang berada pada tingkat tinggi di atas perangkat keras, dengan sekumpulan primitif atau system call untuk mengimplementasikan layanan-layanan sistem operasi, seperti halnya manajemen proses, konkurensi (concurrency), dan manajemen memori pada modul-modul kernel yang berjalan di dalam mode supervisor.
Meskipun jika setiap modul memiliki layanan operasi-operasi tersebut terpisah dari modul utama, integrasi kode yang terjadi di dalam monolithic kernel sangatlah kuat, dan karena semua modul berjalan di dalam address space yang sama, sebuah bug dalam salah satu modul dapat merusak keseluruhan sistem. Akan tetapi, ketika implementasi dilakukan dengan benar, integrasi komponen internal yang sangat kuat tersebut justru akan mengizinkan fitur-fitur yang dimiliki oleh sistem yang berada di bawahnya dieksploitasi secara efektif, sehingga membuat sistem operasi dengan monolithic kernel sangatlah efisien—meskipun sangat sulit dalam pembuatannya.
Pada sistem operasi modern yang menggunakan monolithic kernel, seperti halnya Linux, FreeBSD, Solaris, dan Microsoft Windows, dapat memuat modul-modul yang dapat dieksekusi pada saat kernel tersebut dijalankan sehingga mengizinkan ekstensi terhadap kemampuan kernel sesuai kebutuhan, dan tentu saja dapat membantu menjaga agar kode yang berjalan di dalam ruangan kernel (kernel-space) seminim mungkin.
Di bawah ini ada beberapa sistem operasi yang menggunakan Monolithic kernel:
Mikrokernel
Pendekatan mikrokernel berisi sebuah abstraksi yang sederhana terhadap hardware, dengan sekumpulan primitif atau system call yang dapat digunakan untuk membuat sebuah sistem operasi agar dapat berjalan, dengan layanan-layanan seperti manajemen thread, komunikasi antar address space, dan komunikasi antar proses. Layanan-layanan lainnya, yang biasanya disediakan oleh kernel, seperti halnya dukungan jaringan, pada pendekatan microkernel justru diimplementasikan di dalam ruangan pengguna (user-space), dan disebut dengan server.
Server atau disebut sebagai peladen adalah sebuah program, seperti halnya program lainnya. Server dapat mengizinkan sistem operasi agar dapat dimodifikasi hanya dengan menjalankan program atau menghentikannya. Sebagai contoh, untuk sebuah mesin yang kecil tanpa dukungan jaringan, server jaringan (istilah server di sini tidak dimaksudkan sebagai komputer pusat pengatur jaringan) tidak perlu dijalankan. Pada sistem operasi tradisional yang menggunakan monolithic kernel, hal ini dapat mengakibatkan pengguna harus melakukan rekompilasi terhadap kernel, yang tentu saja sulit untuk dilakukan oleh pengguna biasa yang awam.
Dalam teorinya, sistem operasi yang menggunakan microkernel disebut jauh lebih stabil dibandingkan dengan monolithic kernel, karena sebuah server yang gagal bekerja, tidak akan menyebabkan kernel menjadi tidak dapat berjalan, dan server tersebut akan dihentikan oleh kernel utama. Akan tetapi, dalam prakteknya, bagian dari system state dapat hilang oleh server yang gagal bekerja tersebut, dan biasanya untuk melakukan proses eksekusi aplikasi pun menjadi sulit, atau bahkan untuk menjalankan server-server lainnya.
Sistem operasi yang menggunakan microkernel umumnya secara dramatis memiliki kinerja di bawah kinerja sistem operasi yang menggunakan monolithic kernel. Hal ini disebabkan oleh adanya overhead yang terjadi akibat proses input/output dalam kernel yang ditujukan untuk mengganti konteks (context switch) untuk memindahkan data antara aplikasi dan server.
Beberapa sistem operasi yang menggunakan microkernel:
Kernel hibrida
Kernel hibrida aslinya adalah mikrokernel yang memiliki kode yang tidak menunjukkan bahwa kernel tersebut adalah mikrokernel di dalam ruangan kernel-nya. Kode-kode tersebut ditaruh di dalam ruangan kernel agar dapat dieksekusi lebih cepat dibandingkan jika ditaruh di dalam ruangan user. Hal ini dilakukan oleh para arsitek sistem operasi sebagai solusi awal terhadap masalah yang terjadi di dalam mikrokernel: kinerja.
Beberapa orang banyak yang bingung dalam membedakan antara kernel hibrida dan kernel monolitik yang dapat memuat modul kernel setelah proses booting, dan cenderung menyamakannya. Antara kernel hibrida dan kernel monolitik jelas berbeda. Kernel hibrida berarti bahwa konsep yang digunakannya diturunkan dari konsep desain kernel monolitik dan mikrokernel. Kernel hibrida juga memiliki secara spesifik memiliki teknologi pertukaran pesan (message passing) yang digunakan dalam mikrokernel, dan juga dapat memindahkan beberapa kode yang seharusnya bukan kode kernel ke dalam ruangan kode kernel karena alasan kinerja.
Di bawah ini adalah beberapa sistem operasi yang menggunakan kernel hibrida:
Exokernel
Sebenarnya, Exokernel bukanlah pendekatan kernel sistem operasi yang umum—seperti halnya microkernel atau monolithic kernel yang populer, melainkan sebuah struktur sistem operasi yang disusun secara vertikal.
Ide di balik exokernel adalah untuk memaksa abstraksi yang dilakukan oleh developer sesedikit mungkin, sehingga membuat mereka dapat memiliki banyak keputusan tentang abstraksi hardware. Exokernel biasanya berbentuk sangat kecil, karena fungsionalitas yang dimilikinya hanya terbatas pada proteksi dan penggandaan sumber daya.
Kernel-kernel klasik yang populer seperti halnya monolithic dan microkernel melakukan abstraksi terhadap hardware dengan menyembunyikan semua sumber daya yang berada di bawah hardware abstraction layer atau di balik driver untuk hardware. Sebagai contoh, jika sistem operasi klasik yang berbasis kedua kernel telah mengalokasikan sebuah lokasi memori untuk sebuah hardware tertentu, maka hardware lainnya tidak akan dapat menggunakan lokasi memori tersebut kembali.
Exokernel mengizinkan akses terhadap hardware secara langsung pada tingkat yang rendah: aplikasi dan abstraksi dapat melakukan request sebuah alamat memori spesifik baik itu berupa lokasi alamat physical memory dan blok di dalam hard disk. Tugas kernel hanya memastikan bahwa sumber daya yang diminta itu sedang berada dalam keadaan kosong—belum digunakan oleh yang lainnya—dan tentu saja mengizinkan aplikasi untuk mengakses sumber daya tersebut. Akses hardware pada tingkat rendah ini mengizinkan para programmer untuk mengimplementasikan sebuah abstraksi yang dikhususkan untuk sebuah aplikasi tertentu, dan tentu saja mengeluarkan sesuatu yang tidak perlu dari kernel agar membuat kernel lebih kecil, dan tentu saja meningkatkan performa.
Exokernel biasanya menggunakan library yang disebut dengan libOS untuk melakukan abstraksi. libOS memungkinkan para pembuat aplikasi untuk menulis abstraksi yang berada pada level yang lebih tinggi, seperti halnya abstraksi yang dilakukan pada sistem operasi tradisional, dengan menggunakan cara-cara yang lebih fleksibel, karena aplikasi mungkin memiliki abstraksinya masing-masing. Secara teori, sebuah sistem operasi berbasis Exokernel dapat membuat sistem operasi yang berbeda seperti halnya Linux, UNIX, dan Windows dapat berjalan di atas sistem operasi tersebut.

POLSRI 
Read More..

DEFENISI DARI KERNEL BESERTA FUNGSINYA

Posted by stefanus dear damanik 0 komentar


kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.
Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.
Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.
Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung diload dan dijalankan di atas mesin 'telanjang' komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.
Tugas utama kernel adalah membantu eksekusi aplikasi dan mendukungnya dengan fitur abstraksi hardware. Suatu proses mendefinisikan seberapa porsi memory yang dapat di akses oleh suatu aplikasi. Pengaturan proses kernel harus memperhitungkan perangkat yang dibawa oleh hardware untuk perlindungan memory.
Untuk menjalankan aplikasi suatu kernel pertama kali harus menyediakan space address untuk aplikasi lalu men-load file yang berisi kode aplikasi ke dalam memory, mempersiapkan stack untuk program dan percabangan ke lokasi lain untuk program, dan kemudian baru memulai eksekusi program

Tanggung jawab Kernel termasuk mengelola sumber daya sistem (komunikasi antara hardware dan komponen software). Biasanya sebagai komponen dasar dari suatu sistem operasi, kernel dapat menyediakan lapisan abstraksi terendah-level untuk sumber daya (terutama prosesor dan perangkat Input Output) bahwa perangkat lunak aplikasi harus terkontrol untuk melakukan fungsinya. Kernel biasanya membuat fasilitas tersebut tersedia untuk proses aplikasi melalui inter-process communication mechanisms dan system calls.

Read More..

PERBEDAAN SISTEM OPERASI DENGAN PROGRAM APLIKASI LAINNYA

Posted by stefanus dear damanik 0 komentar
Berdasarkan fungsinya, software dibagi menjadi tujuh, yaitu
1.    Sistem Operasi
2.    Program Aplikasi
3.    Bahasa Pemrograman
4.    Program Bantu
5.    Program Paket
6.    Program Permainan
7.    Program Multimedia
1. SISTEM OPERASI
Sistem operasimerupakan program utama yang langsung berinteraksi dengan bahasa yang di kenal oleh mesin komputer ( bahasa mesin). Penggunaan processor, memory, hardisk dan komponen lainnya diatur oleh sistem operasi .
Contoh Sistem Operasi :
•    Produk Microsoft : Windows 3.1, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, WIndows Me, WIndows XP, Windows Vista, WIndows NT (untuk jaringan).
•    Produk Novel : Linux, Redhat, OpenSuse, Ubuntu, Mandrake, Mandriva,dll
•    Produk Apple : Macintosh
•    Produk IBM : DOS, UNIX


2. Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan program yang di buat untuk tujuan tertentu, misalnya untuk penjualan di supermarket, untuk mengelola data rumah sakit, untuk mencetak kuitansi, mengedit foto, dan sebagainya.
3. Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang dipakai untuk membuat program komputer. dengan bahasa pemrograman , kita dapat menyusun perintah-perintah yang harus dijalankan oleh komputer sehingga menghasilkan informasi atau melakukan pekerjaan sesuai dengan keinginan.
Tingkatan Bahasa Pemrograman ada 4 yaitu :
•    Low Languange Program ( Bahasa Pemgrograman Tingkat Rendah), contohnya Assembly machine
•    Middle Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah), contohnya Bahasa C++
•    High Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi ), Contohnya Pascal, Borland , Fotran
•    4GL ( Bahasa Pemrograman Tingkat ke 4 ), contohnya Visual Basic, Visual FoxPro

4. Program Bantu ( Utility )
Program Bantu merupakan program yang bertujuan untuk mengatur konfigurasi komputer, menjaga komputer dari serangan virus dan hacker, menyelamatkan data dan sebagainya. Program jenis ini tidak banyak melibatkan pengguna dalam penggunaannya, tetapi bekerja sendiri sesuai dengan perintah dan fungsinya.
Contoh program bantu yang kita kenal yaitu Anti Virus, Backup , Disk Defragmenter, dsbnya.

5. Program Paket
Program paket merupakan gabungan dari beberapa aplikasi yang di paket menjadi kesatuan untuk menangani suatu bidan pekerjaan yang saling berkaitan. Contoh paket yang paling terkenal adalah Microsoft Office dimana didalamnya terdapat program untuk mengolah kata (Microsoft Word), untuk mengolah angka ( Microsoft Excel), Untuk Program Presentasi ( Microsoft Power Point) dll.
Dilihat dari bidang pekerjaan yang ditangani, program paket dapat dibedakan menjadi:
1. Aplikasi perkantoran, misalnya : Microsoft Office dan StarOffice
2. Aplikasi database, misalnya : oracle dan SQL Server
3. Aplikasi grafik, misalnya Adobe Photoshop dan Corel Draw

6. Program Permainan
Program permainan merupakan program-program yang dibuat untuk menampilkan permainan interaktif pada layar komputer.
Contoh program permainan yang sudah dikenal yaitu :
a. Solitaire, tersedia pada Accessories WIndows
b. Counter Strike, umumnya dimainkan di game center
c. Kurusetra, terkenal sebagai game asli buatan indonesia

7. Program Multimedia
Program Multimedia mencakup program-program yang memainkan musik atau lagu, memutar film atau video, untuk menangkap siaran radio atau televisi dan program lainnya.
contoh Program multimedia yaitu :
a. Winamp, umumnya digunakan untuk memainkan lagu mp3
b. JetAudio dapat memainkan berbagai format lagu serta video
c. RealPlayer, dapat menangkap siaran radio dan TV dari Internet

JURNAL POLSRI
Read More..

PROSES-PROSES PENGHIDUPAN KOMPUTER

Posted by stefanus dear damanik 0 komentar
Proses Booting Sebelum membahas urutan proses booting, ada baiknya kita mengenal arti booting itu sendiri. Booting dapat diartikan sebagai proses untuk menghidupkan komputer sampai sistem operasi mengambil alih proses Selain itu arti BIOS pun perlu dipahami. BIOS (Basic Input Output System) adalah suatu kode software yang ditanam di dalam suatu sistem komputer yang memiliki fungsi utama untuk memberi informasi visual pada saat komputer dinyalakan, memberi akses ke keyboard dan juga memberi akses komunikasi secara low-level diantara komponen hardware.
Urutan Proses Booting :
1. Saat komputer dihidupkan, processor menjalankan BIOS, dan kemudian BIOS melakukan POST (power-on-self test), yaitu memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada. Kegiatan ini bisa dilakukan, jika setting BIOS benar. 2. BIOS akan mencari disk boot untuk menjalankan sistem operasi. 3. Sistem operasi berjalan dan siap digunakan.

Proses Booting ada dua macam, yaitu :
1. Cold booting, yaitu booting komputer dari keadaan mati. 2. Warm booting, yaitu booting komputer pada saat komputer sudah hidup(mendapat suplai listrik)

Pada saat booting kita dapat melakukan interupsi untuk melihat/ mengatur konfigurasi BIOS. Caranya yaitu dengan menekan tombol Del atau tombol yang lain tergantung dari jenis BIOS-nya. Setting Konfigurasi BIOS Ada banyak option didalam BIOS pada umumnya dibagi dalam beberapa kategori. Ex : Standard CMOS, BIOS Features, Power Management, Integrated Systems, dll. Setiap kategori terdiri dari option-option pilihan , misalnya Standar CMOS Setup ; konfigurasi hardware yang paling dasar seperti date, time, hd, drive, video, Bios Features Setup ; Konfigurasi untuk tingkat lanjuntan seperti Virus warning, CPU internal Cache, External Cache, Quick Power On Self Test, Boot Sequences, dll Integrated Peripheral ; Advanced Chipset Features ; option untuk mengoptimalkan bagi yang expert dan professional, ada DRAM timing, CAS Latency, SDRAM cycle length, AGP aperture, AGV mode. Integrated Peripherals ; Mengendalikan fungsi-fungsi tambahan pada motherboard seperti port serial mau pun paralel. Nonaktifkan ( disabled) saja yang Anda tidak butuhkan untuk dapat membebaskan IRQ. PnP/PCI Configurations ; Sebaiknya pilih semua konfigurasi pada pilihan Auto, kecuali port USB atau grafik 3D yang sering membuat masalah. Bila demikian berikan interrupt tersendiri.

Load BIOS Default & Load SETUP default ; untuk mengembalikan fungis secar standar sebelum diubah-ubah. Power Management Setup ; Semakin canggih mekanisme penghematan energi, semakin membingungkan pilihannya manajemen power-nya. Setting yang tepat dapat menghemat uang Anda.

jurnal.polsri.ac.id
Read More..

BAGIAN - BAGIAN KOMPUTER

Posted by stefanus dear damanik 0 komentar
1. Perangkat input perangkat input komputer mulanya hanya dari keyboard dan mouse. Tahun 1990-an input device hanya berupa keyboard saja. Perkembangan selanjutnya mulai muncul mouse, pen (berbentuk pulpen). Saat ini sudah ada yang input device berupa sentuhan jari (touch screen) dan suara (kalima perintah). Yang umumnya dipakai untuk komputer rumahan adalah keyboard dan mouse. Fungsinya tentu saja untuk memasukan data. Seiring dengan perkembangan zaman, perangkat input bertambah dengan adanya scaner untuk memasukan data gambar hasil copian ke kumputer.


2. CPU CPU (Central Processing Untit) adalah induk atau pusat pemprosesan data dari sebuah perangkat komputer, didalam CPU terdapat beberapa komponen yang saling terhubng satu sama lain. Adapun komponen-komponen yang terdapat dalam CPU secara umum adalah sebagai berikut :

a. VGA Card VGA card merupakan bagian komputer, di dalam CPU yang berperan penting untuk menampilkan output process ke monitor. Tanpa VGA card, layar komputer tidak akan menampilkan apa-apa alias blank. VGA card sendiri ada yang berupa slot tambahan ataupun bawaan produsen motherboard atau disebut juga VGA on board. Bagian-bagiannya antara lain terdiri dari memory dan kipas sebagai pendingin. Fungsinya sama, yaitu menampilkan teks dan gambar ke monitor, hanya warna dan desain yang berbeda, tergantung pihak manufaktur. Kipas dibutuhkan untuk mendinginkan komponen VGA card yang panas, karena bagian ini bekerja cukup berat setiap saat.

b. Casing Casing Berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainyaMelindungi berbagai komponen di dalamnya dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat bekerja Casing juga menjadi penting karena hampir semua periferal macam motherboard, CD-ROM drive, harddisk, dan floppy drive menggunakan casing ini sebagai tempat dudukannya alias tempat bekerjanya sehari-hari.

c. Power Supply Masih bagian dalam komputer, yang tersimpan dalam CPU yaitu power supply. Sesuai dengan namanya power supply ini berfungsi mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan. Yang biasa dipakai di PC rumahan adalah jenis ATX.

d. Motherboard adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik atau komponen komputer lainnya saling terhubung seperti seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut

e. Prosesor Proesor merupakan sebuah alat berbentuk chip kecil yang berguna untuk proses berfikir dan logika dari penjalanan sebuah perintah komputer. Semakin tinggi kecepatan prosessor maka, semakin cepat komputer dalam memproses berbagai macam data. Itupun tentunya harus didukung dengan RAM dan Harddisk yang besar.

f. RAM RAM (Random Access Memory). Berfungsi menampung data yang telah terproses oleh processor sebelum di alirkan kebagian-bagian yang membutuhkan, banayknya pengembangan yang dilakukan pada bagian ini membuat kita lebih mudah dalam pemilihan ram yang cocok untuk pekerjaan kita, apalagi sekarang hampir semua merk menerapkan sistem garansi lifetime pada ram.4 .Chipsetmengatur komunikasi antara komponen. Chipset dibagi menjadi dua bagian. Chip pertama disebut “Nort Bridge” yang dapat mengatur komunikasi antara AGP, RAM, Processor, dan “South Bridge” pada chipset. Dan bagian chip yang kedua adalah “South Bridge” yang dapat mengatur semua inputan dan output pada komputer, termasuk PCI dan ISA bus. Processor, Memori (RAM), Cache, dan Chipset bekerja bersama untuk mengaktifkan fungsi komputer

g. Harddisk Harddisk adalah tempat penyimpanan data konvensional yang bekerja secara mekanik. Semakin besar kapasitas harddisk, semakin bayak pula data-data yang dapat disimpan. Satuan kapsitas harddisk adalah byte. Saat ini kapasitas harddisk dopasaran bervariasi, mulai dari 250 GB, 500 GB, 1 Tera, hingga 3 Tera. Fungsi dari harddisk adalah sebagai tempat penyimpanan data.

3. Perangkat Out put Perangkat output merupakan bagian komputer yang berfungsi untuk melihat hasil input ataupun program yang sedang aktif. Perangkat output terdiri dari layar/monitor, printer, dan LCD Proyektor.

polsri.ac.id lms.polsri.ac.id
Read More..

MS DOS DAN IBM PC DOS

Posted by stefanus dear damanik Minggu, 08 Januari 2012 0 komentar




PEMBAHASAN
A. Pengertian
MS-DOS (Microsoft-Disk Operating System) adalah sistem operasi disk produksi dari pabrik perangkat lunak Microsoft di Seattle, Washington. Microsoft terkenal dengan pelopor pabrik perangkat lunak untuk komputer mikro. MS-DOS dianggap sebagai standard dari sistem operasi pada komputer mikro 16 bit. Sebelum MS-DOS, untuk komputer mikro 8 bit, CP/M yang dianggap sebagai standard-nya. Gary Kildall mengembangkan CP/M untuk microprocessor Intel 8080. Hampir semua komputer micro pada waktu itu menggunakan microprocessor Intel 8080, sehingga CP/M banyak dipilih sebagai sistem operasi-nya. CP/M sukses luar biasa sampai IBM mengeluarkan produknya, yaitu IBM PC yang menggunakan microprocessor Intel 8088 dengan sistem operasi IBM PC-DOS.
B. Mulai Menggunakan DOS
Setelah komputer dihidupkan, sebelum dilakukan proses booting, yaitu pengambilan DOS yang ada di disk untuk diletakan di main memory, maka akan dilakukan proses pengecekan parity dari main memory untuk meyakinkan bahwa tidak ada main memory yang rusak. Selanjutnya anda akan ditanyakan mengenai tanggal dan jam anda menggunkan komputer, sebagai berikut :
Current date is Tue 1-01-1980
Enter new date (mm-dd-yy):05-09-1987
Current time is 0:00:48.60
Enter new time:22:05:03.15 Tanggal yang dimasukan dengan bentuk bulan-hari-tahun atau dapat langsung ditekan tombol RETURN bila tidak ingin mengisinya.
Jam yang dimasukan dengan bentuk jam:menit:detik. Seperseratus detik atau dapat langsung ditekan tombol RETURN bila tidak ingin mengisinya.
Bentuk A> di sebut dengan promt, yang menunjukan dalam keadaan sistem PC-DOS atau MS-DOS dengan drive yang aktif (default) adalah drive a:. drive yang aktif (default) berarti bila tidak disebutkan nama dari drive-nya, maka yang digunkan adalah drive yang aktif, sedangkan bila akan menggunakan drive yang lain, maka drive yang aktif harus dirubah ke drive yang dikehendaki atau disebut nama drive-nya. Untuk merubah drive yang aktif dapat dilakukan dengan cara :
A>b: Drive aktif yang diinginkan
Menunjukan drive yang aktif sekarang adalah drive b:
Untuk mengembalikan ke drive yang aktif adalah A:, dapat dilakukan cara yang sama, yaitu :
B>a:
A>
Pada keadaan ini, maka anda dapat menggunakan command yang disediakan oleh DOS, atau memanggil language software atau menjalankan executable program. Command dapat dikategorikan sebagai internal command dan external command. Internal commanf yang ada di PC-DOS atau MS-DOS adalah sebagai berikut :
Tabel. Internal command atau bilt-in command pada MS-DOS atau PC-DOS
BREAK EXIT RENAME
CHDIR atau CD FOR RMDIR atau RD
CLS GOTO SET
COPY IF SHIFT
CTTY MKDIR atau MD TIME
DATE PATH TYPE
DEL PAUSE VER
DIR PROMPT VERIFY
ERASE REN VOL
Sedang external command tergantung dari isi diskette anda, karena perintah ini disimpan di file tersendiri, yaitu dapat sebagai berikut :
Tabel. External command pada MS-DOS atau OC-DOS
ASSIGN dengan nama file ASSIGN.COM
ATTRIB dengan nama file ATTRIB.EXE
BACKUP dengan nama file BACKUP.COM
CHKDSK dengan nama file CHKDSK.COM
COMP dengan nama file COMP.COM
DISKCOMP dengan nama file DISKCOMP.COM
DISKCOPY dengan nama file DISKCOPY.COM
FDISK dengan nama file FDISK.COM
FIND dengan nama file FIND.EXE
FORMAT dengan nama file FORMAT.COM
GRAFTABL dengan nama file GRAFTABL.COM
GRAPHICS dengan nama file GRAPHICS.COM
JOIN dengan nama file JOIN.EXE
KEYB dengan nama file KEYB.COM
LABEL dengan nama file LABEL.COM
MODE dengan nama file MODE.COM
MORE dengan nama file MORE.COM
PRINT dengan nama file PRINT.COM
RECOVER dengan nama file RECOVER.COM
REPLACE dengan nama file REPLACE.EXE
RESTORE dengan nama file RESTORE.COM
SELECT dengan nama file SELECT.COM
SHARE dengan nama file SHARE.EXE
SORT dengan nama file SORT.EXE
SUBST dengan nama file SUBST.EXE
SYS dengan nama file SYS.COM
TREE dengan nama file TREE.COM
C. Melihat Isi Disk
Isi dari disk adalah file. DOS menyelenggarakan suatu daftar tentang file-file yang ada di disk. Daftar ini disebut dengan directory. Bila ada file baru yang direkam, DOS akan mencatatnya di derectory. Bila suatu file dihapus, DOS akan menghapus nama file tersebut dari directory. Bila suatu file diganti namanya, DOS juga akan mengganti nama file tersebut di directory. Untuk menampilkan directory dari suatu disk dapat dilakukan dengan perintah internal (internal command) DIR, sebagai berikut :
A>DIR Perintah DIR merarti menampilkan directory
Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\
COMMAND COM 23791 1-29-87 12:00P
ANSI SYS 1651 12-30-85 12:00P
ASSIGN COM 1536 12-30-85 12:00P
ATTRIB EXE 8247 12-30-85 12:00P
BACKUP COM 6234 12-30-85 12:00P
BASIC COM 19298 12-30-85 12:00P
BASICA COM 36396 12-30-85 12:00P
CHKDSK COM 9832 12-30-85 12:00P
COMP COM 4184 12-30-85 12:00P
DISKCOMP COM 5792 12-30-85 12:00P
DISKCOPY COM 6224 12-30-85 12:00P
DRIVER SYS 1115 12-30-85 12:00P
EDLIN COM 7508 12-30-85 12:00P
FDISK COM 8173 12-30-85 12:00P
FIND EXE 6416 12-30-85 12:00P
FORMAT COM 11135 12-30-85 12:00P
GRAFTABL COM 1169 12-30-85 12:00P
GRAPHICS COM 3220 12-30-85 12:00P
JOIN EXE 8955 12-30-85 12:00P
KEYBFR COM 3291 12-30-85 12:00P
KEYBGR COM 3274 12-30-85 12:00P
KEYBIT COM 3060 12-30-85 12:00P
KEYBSP COM 3187 12-30-85 12:00P
KEYBUK COM 3036 12-30-85 12:00P
LABEL COM 2346 12-30-85 12:00P
MODE COM 6864 12-30-85 12:00P
MORE COM 295 12-30-85 12:00P
PRINT COM 8976 12-30-85 12:00P
RECOVER COM 4297 12-30-85 12:00P
REPLACE EXE 11650 12-30-85 12:00P
RESTORE COM 6012 12-30-85 12:00P
SELECT COM 3826 12-30-85 12:00P
SHARE EXE 8580 12-30-85 12:00P
SORT EXE 1911 12-30-85 12:00P
SUBST EXE 9911 12-30-85 12:00P
SYS COM 4620 12-30-85 12:00P
TREE COM 3357 12-30-85 12:00P
VDISK SYS 3307 12-30-85 12:00P
38 File(s) 33792 bytes free

A>
Directory yang ditampilkan terdiri dari nama-file, extension dari file, besarnya file, tanggal file dibuat atau dirubah dan jam dari file tersebut dibuat atau dirubah, sebagai berikut :
BASICA COM 36396 12-30-85 12:00P
    
Nama-file Extension file Ukuran dari file dalam byte Tanggal file dibuat atau dirubah Jam file dibuat atau dirubah
Nama-file yang tersimpan di directory maksimum panjangnya 8 karakter dan extension dari file maksimum panjangnya 3 karakter. Nama-file dapat berupa gabungan huruf, angka dan karakter khusus. Karakter khusus yang tidak boleh digunakan untuk nama file extension adalah :
. “ / \ [ ] : | < > + = ; ,
Extension dalam nama-file digunakan untuk membedakan file yang satu dengan file yang lainnya, misalnya PIUT.86 dengan PIUT.87 adalah file yang berbeda. Beberapa program aplikasi yang ditulis dengan bahasa BASIC akan mempunyai extension .BAS, untuk program aplikasi yang tidak menambahkan extension, anda dapat menambahkannya sendiri sewaktu anda membuat suatu file. Misalnya, file yang berisi data pada program BASIC dapat dimbahkan sendiri extension .DAT. hasil pengetikan dengan program paket pengolahan kata word Star dapat disimpan di file dengan extension .SRT, yang menunjukan dokumen surat.
Beberapa extension yang banyak digunakan adalah :
$$$
BAS
BAK
BAT
C
COB
COM
DBF
DOC
EXE
FOR
PAS
PIC
PRG 












 File yang rusak
File program bahasa BASIC
File backup (cadangan)
File berisi kumpulan perintah DOS (Batc File)
File source program bahasa C
File source program bahasa COBOL
Command file, berisi program bahasa mesin
File berisi data untuk paket dBASE
Document file, berisi dokumen
Executable file, berisi program bahasa mesin
File source program FORTRAN
File source program PASCAL
File berisi gambar (picture)
File program bahasa dBASE
Dan masih banyak extension yang lainnya lagi, karena tiap-tiap aplikasi dapat mempunyai extension tersendiri.
D. Melihat Isi Disk File Tertentu
Untuk melihat isi dari suatu disk untuk file yang tertentu dapat digunakan suatu wild card caracter, yaitu dapat berupa karakter (*) atau karakter (?). wild card caracter digunakan untuk mewakili suatu nama file atau suatu extension file.
Contoh :
A>dir *.com

Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\

COMMAND COM 23791 1-29-87 12:00p
ASSIGN COM 1536 12-30-85 12:00p
BACKUP COM 6234 12-30-85 12:00p
BASIC COM 19298 12-30-85 12:00p
BASICA COM 36396 12-30-85 12:00p
CHKDSK COM 9832 12-30-85 12:00p
COMP COM 4184 12-30-85 12:00p
DISKCOMP COM 5792 12-30-85 12:00p
DISKCOPY COM 6224 12-30-85 12:00p
EDLIN COM 7508 12-30-85 12:00p
FDISK COM 8173 12-30-85 12:00p
FORMAT COM 11135 12-30-85 12:00p
GRAFTABL COM 1169 12-30-85 12:00p
GRAPHICS COM 3220 12-30-85 12:00p
KEYBFR COM 3291 12-30-85 12:00p
KEYBRG COM 3274 12-30-85 12:00p
KEYBIT COM 3060 12-30-85 12:00p
KEYBSP COM 3187 12-30-85 12:00p
KEYBUK COM 3036 12-30-85 12:00p
LABEL COM 2346 12-30-85 12:00p
MODE COM 6864 12-30-85 12:00p
MORE COM 295 12-30-85 12:00p
PRINT COM 8976 12-30-85 12:00p
RECOVER COM 4297 12-30-85 12:00p
RESTORE COM 6012 12-30-85 12:00p
SELECT COM 3826 12-30-85 12:00p
SYS COM 4620 12-30-85 12:00p
TREE COM 3357 12-30-85 12:00p
28 file(s) 33792 byte free

A>
Perintah tersebut berarti akan ditampilkan semua file yang mempunyai extension .COM. wild card caracter (*) tersebut digunakan untuk mewakili semua nama file dengan extension yang sudah ditentukan yaitu .COM. untuk melihat semua file yang mempunyai nama awal huruf B untuk semua extension dapat dilakukan perintah sebagai berikut :
A>dir b*.*

Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\

BACKUP COM 6234 12-30-85 12:00p
BASIC COM 19298 12-30-85 12:00p
BASICA COM 36396 12-30-85 12:00p
3 file(s) 33792 byte free

A>
Wild card caracter (*) digunakan untuk mewakili semuanya, sedang wild card caracter (?) digunakan untuk mewakili satu karakter di posisi tertentu dari nama-file dan extension file.
A>dir ?o??.*

Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\

COMP COM 4184 12-30-85 12:00p
JOIN EXE 8955 12-30-85 12:00p
SORT EXE 1911 12-30-85 12:00p
MODE COM 6864 12-30-85 12:00p
MORE COM 295 12-30-85 12:00p
5 file(s) 33792 byte free

A>
Berarti akan ditampilkan nama-file yang panjangnya 4 karakter, karakter pertama bebas (diwakili oleh wild card caracter “?“), dengan karakter ke dua adalah karakter “o” dan karakter ke 3 dan ke 4 adalah bebas untuk segala extension.
E. Parameter Dalam Perintah DIR
Perintah DIR untuk melihat isi dari disk dapat menggunakan parameter sebagai berikut :
/W yang merarti wide, akan menampilkan directory memanjang dalam bentuk 5 kolom
/P yang berarti pause, akan menampilkan directory untuk setiap tampilan satu layar akan berhenti, penekanan sembarang tombol akan dilanjutkan.
Contoh :
A>dir/w

Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\

COMMAND COM ANSI SYS ASSIGN COM ATTRIB EXE BACKUP COM
BASIC COM BASICA COM CHKDSK COM COMP COM DISKCOMP COM
DISKCOPY COM DRIVER SYS EDLIN COM FDISK COM FIND EXE
FORMAT COM GRAFTABL COM GRAPHICS COM JOIN EXE KEYBFR COM
KEYBGR COM KEYBIT COM KEYBSP COM KEYBUK COM LABEL COM
MODE COM MORE COM PRINT COM RECOVER COM REPLACE EXE
RESTORE COM SELECT COM SHARE EXE SORT EXE SUBST EXE
SYS COM TREE COM VDISK SYS
32 file(s) 33792 byte free

A>

Parameter dapat juga digunakan bersama-sama dengan wild card caracter sebagai berikut:
A>dir *.exe/w

Volume in drive A is JOGIYANTO
Directory of A:\

ATTRIB EXE FIND EXE JOIN EXE REPLACE EXE SHARE EXE
SORT EXE SUBST EXE
32 file(s) 33792 byte free

A>

Parameter /P digunakan bila file yang akan ditampilkan cukup banyak, sehingga tidak bisa ditampilkan dalam satu layar. Kalau digunakan parameter /W, maka yang akan ditampilkan hanya nama dan extension dari file saja, sedangkan informasi yang lainnya seperti besarnya, tanggal dan jam pembuatan file tidak ditampilkan. Dengan parameter /P, maka semua informasi akan ditampilkan dan tiap-tiap layar akan dipertahankan sampai ditekan sembarang tombol.
F. Memformat Disk
Sebelum satu diskette yang baru (blank disk) digunakan, supaya DOS dapat mengoperasikannya, maka suatu informasi tertentu harus dibentuk pada diskette. Proses ini disebut dengan memformat disk (formatting). Kalau diskette yang sudah ada isinya diformat, maka semua isi yang ada di diskette akan dihapus, jadi format dapat digunakan untuk 2 hal yaitu :
1. Membentuk diskette yang baru supaya bisa dioperasikan oleh DOS.
2. Menghapus semua isi dari diskette untuk tujuan membentuk kembali diskette, yang biasanya disebabkan adanya suatu gangguan di disk.
Langkah-langkah memformat diskette yang menggunakn dua buah disk drive adalah sebagai berikut :
1. Diskette DOS yang berisi file FORMAT.COM (karena perintah FORMAT adalah external command) menempati di posisi drive a: dan lakukan perintah.
A>format b:
Insert new diskette for drive B: Menunjukan diskette di drive b: yang akan diformat
And strike ENTER when ready Tekan sembarang tombol jika sudah siap
2. Masukan diskette yang akan diformat di drive b: dan tekan sembarang tombol untuk memulai proses memformat bila telah siap.
Head: 1 Cylinder: 39 Proses memformat tiap-tiap silinder (track)

3. Anda tunggu beberapa saat sewaktu dilakukan proses memformat dan bila proses ini telah selesai akan ada pemberitahuan sebagai berikut :
Format complete Menunjukan proses format telah selesai.

362496 byte total disk space Jumlah kapasitas disk yang seharusnya.
362496 byte available on disk Jumlah kapasitas disk yang bisa digunakan, bila disk ada gangguan, jumlah ini bisa berkurang.
Format another (Y/N)?n Tekan tombol n bila tidak ingin memformat disk lain atau tombol y bila akan memformat disk lain.
A>
G. Parameter Dalam Perintah Format
Kalau ingin memformat diskette dan sekaligus menyalin DOS ke disk yang lain, maka dapat dipergunakan parameter /S sebagai berikut :
A>format/s
Insert new diskette for drive B:
And strike ENTER when ready

Head: 1 Cylinder: 39
Format complete
System transferred  Menunjukan DOS ikut ditrasfer

362496 byte total disk space
69632 byte use by system  Besarnya DOS yang menempati disk
292864 byte available on disk  Jumlah kapasitas disk yang masih dapat digunakan

Format another (Y/N)?n
A>
Kalau diinginkan menyalin DOS dan sekaligus memberi judul atau label atau volumeu/ disk yang akan diformat, dapat digunakan parameter /S (untuk mentransfer DOS) dan parameter /V (memberi nama disk atau label atau volume disk), dapat dilakukan dengan perintah :
A>format/s
Insert new diskette for drive B:
And strike ENTER when ready

Head: 1 Cylinder: 39
Format complete
System transferred

Volume label (11 caracters, ENTER for none)? jogiyanto  Jogiyanto adalah
Volume dari disk
362496 byte total disk space Yang diinginkan
69632 byte use by system Maksimum 11
292864 byte available on disk karakter

Format another (Y/N)?n
A>

H. Menyalin Diskette
Menyalin diskette berarti akan membuat duplikasi baru dari sebuah disk yang akan berisi persis dengan isi diskette sumber salinannya. Perintah untuk menyalin disk ini adalah DISKCOPY diikuti oleh drive sumber diskette dan drive tujuan diskette. Perintah menyalin diskette ini sekaligus akan memformat diskette tujuan yang belum pernah diformat, sehingga diskette baru anda tidak perlu anda format terlebih dahulu. Langkah-langkah dalam menyalin isi diskette yang menggunakan 2 buah drive adalah sebagai berikut :
1. Diskette DOS yang berisi file DISKCOPY.COM (karena perintah DISKCOPY adalah external command) menempati posisi didrive a: dan lakukan perintah :
A>diskcopy a: b:

Insert SOURCE diskette in drive A:

Insert TARGET diskette in drive B:
http://www.blogger.com/img/blank.gif
Press any key when ready . . .
2. Masukan diskette sumber di drive A: dan diskette tujuan di drive B: dan bila siap tekanlah sembarang tombol untuk memulai proses menyalin disk, sebagai berikut :
Copying 40 tracks
9 Sectors/Track, 2 Side(s)
3. Setelah proses menyalin diskette ini selesai, anda akan ditanyakan apakah akan menyalin diskette yang lainnya lagi atau tidak, sebagai berikut :
Copy another diskette (Y/N)?n
A>

tersedia juga model praktikum download disini! href="http://bayoe.staff.uns.ac.id/files/2009/10/modul-praktikum-dos_21.pdf">
Read More..
Posted by stefanus dear damanik Senin, 12 Desember 2011 0 komentar

Pembagi Tegangan.
Menghubungkan resistor seri seperti ini pada tegangan DC memiliki satu keuntungan, tegangan yang berbeda muncul di setiap resistor menghasilkan sebuah rangkaian yang disebut Rangkaian Pembagi Tegangan. Rangkaian yang ditunjukkan di atas adalah pembagi tegangan sederhana di mana tiga 1V, 2V dan 6V dihasilkan dari satu supply tegangan battery 9V. Hukum tegangan Kirchoff menyatakan bahwa " tegangan dalam rangkaian tertutup sama dengan jumlah semua tegangan (IR) di seluruh rangkaian". Rangkaian dasar Resistor Seri sebagai Pembagi Tegangan dapat dilihat pada Gambar rangkaian dibawah ini;


Rangkaian Pembagi Tegangan

Dalam rangkaian dua resistor yang dihubungkan secara seri melalui Vin, yang merupakan tegangan listrik yang terhubung ke resistor, Rtop, di mana tegangan keluaran Vout adalah tegangan resistor Rbottom yang diberikan oleh formula. Jika lebih resistor dihubungkan secara seri pada rangkaian maka tegangan yang berbeda akan muncul di setiap resistor berkaitan dengan masing-masing hambatan R (IxR hukum Ohms) menyediakan tegangan berbeda dari satu sumber pasokan/catudaya. Namun, harus berhati-hati ketika menggunakan jaringan jenis ini sebagai impedansi karena dapat mempengaruhi tegangan keluaran. Sebagai contoh;
Misalkan Anda hanya memiliki 12V DC supply dan rangkaian Anda yang memiliki impedansi 50Ω memerlukan pasokan 6V. Menghubungkan dua nilai yang sama resistor, misalkan masing-masing 50Ω bersama-sama sebagai sebuah jaringan pembagi potensial di 12V akan mendapatkan hasil yang diharapkan /baik sampai anda menambahkan beban rangkaian kedalam jaringan.. Hal ini ditunjukkan seperti rangkaian di bawah ini:
Contoh No. 1
Menghitung tegangan di X and Y.
a) Tanpa penambahan RL
b) Dengan RL tersambung



Seperti yang dapat Anda lihat dari atas, Vout tegangan output tanpa resistor beban terhubung memberikan kita yang diperlukan yakni 6V, tapi tegangan output yang sama pada saat beban Vout terhubung turun menjadi hanya 4V, (Resistor dalam Parallel). Maka tegangan keluaran Vout ditentukan oleh rasio Vtop untuk Vbottom dengan efek mengurangi level tegangan sinyal atau dikenal sebagai Attenuation sehingga harus berhati-hati bila menggunakan jaringan pembagi potensial. Semakin tinggi beban impedansi menimbulkan efek pembebanan pada output.
Sebuah resistor variabel, potensiometer atau sering disebut juga Pot, adalah contoh yang baik dari multi-resistor pembagi tegangan. Pengaturan dengan memutar/menggeser tombol pada portensiometer akan menghasilkan Resistansi yang berbeda pada kaki resistor sehingga akan menghasilkan tegangan keluaran yang kita harapkan dengan lebih akurat.
Read More..

pencarian blog

Total Tayangan Laman